Flashcom Whatsapp
IT training provider

Figma vs Adobe XD

Figma vs Adobe XD merupakan dua software yang sering digunakan dalam proses UI/UX Design. Keduanya memiliki fitur untuk membuat wireframe, prototype, hingga desain antarmuka website maupun aplikasi. Meskipun memiliki fungsi yang hampir sama, Figma dan Adobe XD memiliki beberapa perbedaan yang perlu dipahami sebelum memilih salah satunya.

Bagi pemula maupun calon UI/UX Designer, mengetahui kelebihan dan kekurangan masing-masing tools dapat membantu menentukan software yang paling sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, penguasaan salah satu atau bahkan keduanya dapat menjadi nilai tambah ketika memasuki dunia kerja.

Lalu, mana yang lebih cocok untuk UI/UX Design, Figma atau Adobe XD? Simak pembahasan berikut ini.

Kursus Komputer di Surabaya

Apa Itu Figma dan Adobe XD?

Figma adalah software desain antarmuka berbasis cloud yang memungkinkan pengguna bekerja secara online maupun offline. Figma dikenal karena fitur kolaborasi real-time yang memudahkan beberapa orang mengerjakan satu proyek secara bersamaan.

Sementara itu, Adobe XD adalah software UI/UX Design yang dikembangkan oleh Adobe untuk membuat desain antarmuka, wireframe, dan prototype interaktif. Adobe XD juga terintegrasi dengan berbagai aplikasi Adobe lainnya sehingga cocok bagi pengguna yang sudah terbiasa menggunakan ekosistem Adobe.

Kedua software tersebut sama-sama digunakan oleh UI/UX Designer dalam proses pengembangan produk digital.

Mengapa Memahami Perbedaan Figma dan Adobe XD Itu Penting?

Setiap software memiliki keunggulan yang berbeda sesuai kebutuhan pengguna.

Beberapa manfaat memahami perbedaan Figma dan Adobe XD antara lain:

  • Memilih software yang sesuai kebutuhan.
  • Mempermudah proses belajar UI/UX Design.
  • Meningkatkan produktivitas saat mendesain.
  • Menyesuaikan tools dengan kebutuhan proyek.
  • Menambah peluang kerja di bidang desain digital.

Dengan memahami karakteristik masing-masing tools, Anda dapat bekerja lebih efisien.

Perbedaan Figma dan Adobe XD

Berikut beberapa perbedaan utama antara Figma dan Adobe XD.

Figma vs Adobe XD dari Segi Kolaborasi

Figma memiliki fitur kolaborasi real-time yang memungkinkan beberapa orang mengedit satu file secara bersamaan.

Beberapa keunggulan kolaborasi Figma antara lain:

  • Dapat bekerja dalam satu proyek secara bersamaan.
  • Komentar dapat diberikan langsung pada desain.
  • Perubahan tersimpan secara otomatis.
  • Mudah dibagikan melalui tautan.

Sementara itu, Adobe XD juga mendukung kolaborasi, tetapi prosesnya tidak sefleksibel Figma dalam pekerjaan tim.

Figma vs Adobe XD dari Segi Kemudahan Penggunaan

Figma memiliki antarmuka yang sederhana sehingga relatif mudah dipelajari oleh pemula.

Adobe XD juga memiliki tampilan yang mudah dipahami, terutama bagi pengguna yang sudah terbiasa menggunakan aplikasi Adobe seperti Photoshop dan Illustrator.

Keduanya sama-sama ramah bagi pemula, tetapi Figma sering menjadi pilihan pertama karena proses belajarnya lebih sederhana.

Figma vs Adobe XD dari Segi Platform

Figma dapat diakses melalui browser maupun aplikasi desktop sehingga lebih fleksibel digunakan di berbagai sistem operasi.

Sedangkan Adobe XD merupakan aplikasi desktop yang perlu diinstal terlebih dahulu sebelum digunakan.

Hal ini membuat Figma lebih praktis ketika bekerja dari berbagai perangkat.

Figma vs Adobe XD dari Segi Fitur

Baik Figma maupun Adobe XD memiliki fitur yang hampir serupa untuk mendukung proses UI/UX Design.

Beberapa fitur yang tersedia pada keduanya meliputi:

  • Wireframe.
  • Prototype.
  • Design System.
  • Komponen yang dapat digunakan kembali.
  • Auto Layout atau fitur serupa.
  • Plugin pendukung.

Pemilihan software biasanya disesuaikan dengan kebutuhan proyek dan preferensi pengguna.

Figma vs Adobe XD dari Segi Integrasi

Figma mendukung berbagai plugin dan integrasi dengan banyak tools pengembangan.

Sementara itu, Adobe XD memiliki keunggulan dalam integrasi dengan aplikasi Adobe lainnya, seperti:

  • Adobe Photoshop.
  • Adobe Illustrator.
  • Adobe After Effects.

Bagi pengguna yang sering menggunakan produk Adobe, Adobe XD dapat menjadi pilihan yang nyaman.

Baca Juga: Tools UI/UX Design yang Wajib Dikuasai

Mana yang Lebih Cocok untuk Pemula?

Bagi pemula yang baru belajar UI/UX Design, Figma sering direkomendasikan karena:

  • Mudah dipelajari.
  • Berbasis cloud.
  • Mendukung kolaborasi real-time.
  • Memiliki banyak tutorial dan komunitas.
  • Banyak digunakan oleh perusahaan.

Namun, jika Anda sudah terbiasa menggunakan aplikasi Adobe, Adobe XD juga dapat menjadi pilihan yang baik karena integrasinya dengan software Adobe lainnya.

Kesalahan Saat Memilih Tools UI/UX Design

Banyak pemula melakukan beberapa kesalahan ketika memilih software desain, seperti:

  • Terlalu fokus pada software tanpa memahami prinsip UI/UX Design.
  • Sering berpindah-pindah aplikasi.
  • Tidak memanfaatkan fitur prototype.
  • Jarang berlatih membuat proyek desain.
  • Tidak membangun portofolio.

Hindari kesalahan tersebut agar proses belajar menjadi lebih efektif.

Kesimpulan

Figma dan Adobe XD merupakan software yang sama-sama dapat digunakan untuk membuat desain antarmuka website maupun aplikasi. Figma unggul dalam kolaborasi real-time, fleksibilitas, dan kemudahan penggunaan, sedangkan Adobe XD memiliki kelebihan dalam integrasi dengan ekosistem Adobe. Bagi pemula, Figma umumnya menjadi pilihan yang lebih direkomendasikan karena mudah dipelajari dan banyak digunakan di dunia kerja.

Jika Anda ingin mempelajari UI/UX Design secara lebih terarah bersama mentor yang berpengalaman, Anda dapat mengikuti Kursus UI/UX Design di Flashcom Indonesia. Program pelatihan ini dirancang untuk membantu peserta memahami proses desain mulai dari wireframe, prototype, hingga penggunaan tools yang banyak digunakan di industri.

100% Praktik & Jadwal Fleksibel
dibimbing langsung oleh ahlinya