fbpx

Teknologi Kursi Roda Stephen Hawking

Di alam semesta, Stephen Hawking mengatakan bahwa semua makhluk dianggap cacat. Sebab ia memiliki penyakit yang membuat semua otot tubuhnya mati perlahan atau disebut Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS). Meskipun membuatnya lumpuh dan kehilangan semua otot geraknya, namun stephen memiliki pemikiran untuk menciptakan teknologi dari bentuk kursi rodanya yang super canggih dan dapat membuatnya tetap bisa menulis, mengajar bahkan berskype. Lantas teknologi apa saja yang terpasang dalam kursi roda canggih tersebut? Berikut ulasannya,

Di Sulap dengan Program Komputer Equalizer

Als merupakan penyakit yang dideritanya, Setelah tragedi yang hampir merenggut nyawa stephen. Ia dapat berkomunikasi dengan kartu mengeja, seperti menggerakkan alis keatas sebagai tanda dikehendakinya. CEO Words Plus pada tahun 1985 menawarkan program komputer Equalizer guna membantu Hawking memilih kata dari 2500 hingga 3000 bank kata dengan single click. Orang-orang pun bisa membaca apa yang ditulis Hawking melalui layar komputer.

Membuat Komputer Mini

Setelah fasih dengan equalizer, seorang ahli komputer David membuat komputer kecil guna dipasang pada kursi roda Stephen Hawking pada tahun 1987. Sejak saat itu, ia dapat lebih bebas berkomunikasi dibandingkan sebelumnya.  Meski hanya mampu menulis 15 kata per menit, teknologi ini memungkinkan Hawking untuk terus mengejar kariernya sebagai dosen maupun ilmuwan.


Teknologi Speech Synthesizer atau Suara Buatan

Meski dapat berkomunikasi melalui tulisan, kursi roda Stephen diupgrade dengan speech Synthesizer. Teknologi ini dapat menginput tulisan Hawking menjadi suara. Sekilas seperti suara robot, namun terdapat pilihan aksen tertentu seperti Inggris, Amerika, dan Skotlandia. Sehingga teknologi canggih ini pun dimanfaatkan untuk mengajar siswanya di Cambridge atau ketika ‘berbicara’ di seminar internasional.

Baca Lainnya:

Belajar Komputer Dunia Bisnis dengan Mengikuti Pelatihan Administrasi Perkantoran di Surabaya

Program dan Hardware Kursi Rodanya di-update Intel® Corporation.

Komputer kursi roda milik stephen ini dibilang hasil kerja sama nya dengan Intel® Corporation. Sistem dan peralatan komputernya pun diganti oleh Intel tiap dua tahun sekali. Sehingga dapat menciptakan teknologi terbaru yang terus bekembang sesuai kebutuhan dan perkembangan penyakit Stephen Hawking.

Mengendalikan Sistem Komputer melalui otot pipi

Sebelumnya stephen menggerakan seluruh fungsi kursi roda dengan satu kursor pengendali di tangannyal Namun pada tahun 2005, ALS semakin parah hingga kesulitan untuk menggerakkan jari-jarinya. Oleh karena itu, Intel mengembangkan sensor infra merah khusus mendeteksi gerakan pipi Hawking. Dengan sedikit menggerakkannya, Hawking bisa memilih kata, berselancar di internet, atau ber-Skype dengan sejawatnya.

Nah, itulah beberapa kecanggihan teknologi Kursi Roda dari Stephen Hawking.

100% Praktik & Jadwal Fleksibel

dibimbing langsung oleh ahlinya

Customer Service

Dapatkan newsletter untuk penawaran khusus, agenda seminar, workshop, dan informasi lainnya.