fbpx

Mengenal Perankingan Webometric

Mengutip dari status Facebook salah satu pertemanan milik Flashcom Indonesia dengan akun bernama Arya Rifqi Pratama pada tanggal 14 Juli 2017 yang lalu cukup mendapat perhatian khusus, sebab beliau memposting tulisan dengan judul Mengenal Perankingan Webometric di Universitas, yang kebetulan beliau bekerja di salah satu kampus bergengsi di Surabaya dan belakangan telah bekerja sama dengan pihak Flashcom Indonesia sebagai penyelenggara Pelatihan Android. Jika melihat tingginya pengguna internet dan seharusnya juga dapat dianalisis web tersebut, khususnya untuk website dikalangan Perguruan Tinggi/Universitas melalui perangkingan Webometric seperti yang dituliskan oleh akun facebook milik Arya Rifqi berikut ini:

Mengenal Perankingan Webometric di Universitas Airlangga

Belakangan ini santer terdengar berita tentang perankingan universitas dunia di beberapa media massa. Namun sayangnya para pembaca banyak yang belum paham tentang perankingan universitas itu sendiri. Apa tujuan diadakan perankingan tersebut, bagaimana manfaatnya, apa saja jenis perankingan, macam indikator penilaian, dan bagaimanakah cara menaikkan peringkat universitas itu?

Salah satu perangkat yang melakukan perankingan adalah Webometrics. Menurut sang penggagas, Dr (h.c.) Isidro F. Aguillo, filosofi dasar dari Webometrics adalah untuk mempromosikan publikasi web agar mudah diakses (open source), baik dalam hal publikasi ilmiah maupun materi akademik yang lainnya. Indikator pemeringkatan adalah kinerja global dan visibilitas universitas itu sendiri.


Pemeringkatan atau perankingan perguruan tinggi dunia dinilai berdasarkan kandungan digital (digital content) dari perguruan tinggi menggunakan 4 indikator. Antara lain Presence, Openness, Impact, dan Excellence. Presence merupakan jumlah halaman page yang terindeks pada direktori universitas dan jumlah rich file (pdf, word, ppt). Openness merupakan jumlah sitasi Google Scholar dari top author pada direktori universitas. Impact merupakan jumlah backlink yang diterima. Excellence adalah jumlah dokumen yang terindeks scopus.

Lainnya:

Ikutilah Kursus Website Murah di Surabaya Bersama Flashcom Indonesia

Kemenristekdikti yang berfungsi untuk meningkatkan kualitas perguruan tinggi khususnya perguruan tinggi negeri untuk berpartisipasi dalam ajang perankingan tersebut. Kemenristekdikti menargetkan PTN di Indonesia dapat masuk top 500 kelas dunia. Penargetan Kemenenristekdikti kepada seluruh perguruan tinggi negeri bukanlah tanpa alasan. Hal ini dikarenakan adanya harapan peningkatan mutu pendidikan yang mampu menghasilkan tenaga kerja yang berkualitas untuk bersaing dengan negara di dunia.

Seperti pada paragraf pertama di atas mencantumkan bahwa akun Facebook milik Arya Rifqi Pratama mencantumkan bekerja sebagai Staff Assistant di Badan Perencanaan dan Pengembangan Universitas Airlangga. Maka tulisan beliau dilanjutkan dengan kalimat “Bagaimanakah dengan Universitas Airlangga?” seperti berikut ini:

Universitas Airlangga berada pada posisi ke-2187 dalam perankingan Webometrics tingkat universitas dunia dan peringkat ke-10 perankingan tingkat universitas di Indonesia. Sangat tertinggal jauh dengan Universitas Gajah Mada dan Universitas Indonesia. Selain itu, masih tertinggal pula dengan Universitas Brawijaya yang sama-sama berada di provinsi Jawa Timur.

Ada berbagai cara untuk menaikkan posisi Universitas Airlangga dalam perankingan Webometrics ini. Dari pihak internal (seluruh civitas academica) dapat melakukan beberapa cara antara lain mewajibkan seluruh ormawa untuk membuat website dengan domain Universitas Airlangga dibantu oleh pihak DSIK. Selain itu setiap ormawa wajib untuk mengisi konten website secara aktif. Dengan demikian, hal tersebut dapat meningkatkan peluang sitasi backlink oleh pengguna lain ke website pribadinya. Cara lainnya adalah dengan membuat kebijakan open akses repository, supaya file yang dimiliki Universitas Airlangga dapat di download secara bebas. Hal tersebut akan meningkatkan peluang karya ilmiah disitasi oleh orang lain sehingga berdampak pada meningkatnya nilai openness webometrics. Untuk para dosen, diwajibkan membuat akun Google Scholar agar jurnal ilmiahnya dapat diupload dan dipublikasikan ke publik, lebih-lebih jika jurnal tersebut sudah terindeks scopus.

100% Praktik & Jadwal Fleksibel

dibimbing langsung oleh ahlinya

Customer Service

Dapatkan newsletter untuk penawaran khusus, agenda seminar, workshop, dan informasi lainnya.