Sharing is caring!

Membuat Aplikasi Android

Kepopuleran industri aplikasi mulai terasa ketika smartphone mulai diperkenalkan. Lewat app store/play store, masyarakat digital mulai mengenal software sebagai bagian yang penting dari smartphone tersebut. Nggak mengherankan kalau sekarang banyak orang yang tertarik mengembangkan aplikasi berbasis mobile demi meraup keutungan. Namun, hal tersebut tidak mudah, terdapat proses yang harus dilalui untuk menciptakan sebuah aplikasi. Nah, buat kamu yang tertarik untuk membuat aplikasi Android sendiri, berikut Flashcom kasih beberapa tips. Yuk cari tahu!

Tips Belajar Membuat Aplikasi Android dengan Mudah untuk Pemula

Bikin konsep dan riset

Langkah pertama yang harus kamu lakukan jelas menyusun ide dan konsep. Penting untuk mengetahui tentang aplikasi apa yang akan kamu buat. Kamu harus paham tujuan dan penggunaan aplikasi tersebut, apakah bermanfaat bagi masyarakat luas atau tidak. Selain itu, kamu juga harus punya perencanaan terkait waktu pengerjaan dan cara pemasaraan aplikasi tersebut. Setelah ide kamu sudah solid, maka kamu perlu untuk melakukan riset untuk meyakinkan idemu tersebut. Melakukan survei, membaca penilaian orang terhadap aplikasi kompetitor, dan hal-hal lain setidaknya dapat memberikan kamu informasi lebih terkait kegunaan aplikasimu kedepannya.

Rancang “story board” aplikasi

Pada proses ini, konsep-konsep yang ada di dalam kepala kamu dituangkan dalam bentuk desain untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas dan lebih berguna. Di tahap ini, sangat disarankan untuk berhati-hati. Sebab jika nggak cukup berkualitas, aplikasi yang kamu buat akan di pandang sebelah mata.

Buat back-end

Secara garis besar, back-end merupakan program aplikasi atau bisa disebut panggung bagian belakang tempat kamu menyimpan banyak data. Untuk memudahkan kamu membuat sisi programming ini bisa menggunakan beberapa aplikasi ya. Jadi, nggak perlu khawatir akan kesusahan.

Uji Prototype

Pada dasarnya, kalau tahap back-end kamu sudah selesai, maka aplikasi yang kamu ingin buat sudah ada di tanganmu. Akan tetapi, kamu perlu melakukan uji untuk meyakinkan diri bahwa aplikasi yang kamu buat berjalan lancar. Oleh sebab itu, uji coba aplikasimu dengan cara menawarkannya kepada teman atau kerabat dekatmu. Mintalah saran dan komentar pada mereka tentang aplikasi tersebut. Dari sini kamu akan mengetahui tentang kekurangan atau masalah yang mungkin sering timbul.

Baca Lainnya:

Kursus Android Programming

Desain tampilan

Kalau uji coba kamu sudah beres, maka waktunya untuk mendesain tampilan aplikasimu. Tampilan user interface (UI) diibaratkan sebagai pintu gerbang. UI yang apik bisa menarik banyak pengguna. Kamu pun harus paham kalau aplikasi yang kamu buat itu bukan hanya untuk diri kamu sendiri, melainkan orang lain. Jadi, penting untuk cari tahu preferensi pasar dan feedback dari orang lain.

Uji coba kembali konektivitas back-end dan user interface aplikasi

Dalam proses uji ini, kamu akan melihat apakah back-end berfungsi dengan baik terhadap user interface yang kamu buat. Hal penting lain yang kamu lakukan adalah pengetesan baterai untuk mengetahui tingkat pemakaian daya oleh aplikasi. Kamu dapat melakukan revisi dengan segera jika terdapat hal yang nggak sesuai.

Lakukan beta testing dan aplikasimu siap dirilis!

Hal terakhir yang harus kamu lakukan adalah beta testing untuk mengetahui penerimaan masyarakat terhadap aplikasi yang kamu buat. Pasti akan ada pro dan kontra terkait hal ini, namun kamu harus pintar menyaring pendapat mereka dan segera menyempurnakan aplikasimu ya!

Itu tadi 7 tips membuat aplikasi Android dari para trainer Flashcom. Nah, buat kamu yang masih ragu atau kesulitan melakukan hal ini sendirian, jangan khawatir! Flashcom Indonesia siap membantu kamu dengan belajar bersama trainer handal untuk membuat aplikasi Android impian kamu. Tunggu apalagi, siapkan diri dan ide kamu bersama Flashcom Indonesia sekarang juga! Hubungi layanan pelanggan yang Fast Response and Service Excellent melalui Hotline 0-811-3380-114 atau by WhatsApp

Our Profile 

Customer Service

Dapatkan newsletter untuk penawaran khusus, agenda seminar, workshop, dan informasi lainnya.