Flashcom Whatsapp
IT training provider

Berkarir menjadi UI UX Designer

Pesatnya perkembangan teknologi di dunia saat ini, termasuk Indonesia. Berkarir menjadi ui ux designer menjadi salah satu profesi yang cukup populer dan dicari banyak perusahaan. Mengapa demikian? Selain memiliki kesempatan kerja yang begitu luas, industri teknologi terutama dibidang startup sedang membutuhkan untuk mengembangkan bisnis mereka. Bahkan sebagian besar profesi ui/ux designer didominasi anak muda yang masih kuliah ataupun fresh graduate dengan memilih menjadi freelancer ataupun office worker.

Lalu bagaimana cara untuk memulai karir ui/ux designer? Apa saja yang perlu kita siapkan? Pasti anda ilmu dan wawasan lebih lengkap dan utuh terkait ui/ux design bukan? Salah satu solusi yang bisa anda lakukan ialah mengikuti Kursus UI UX Design bersama Flashcom Indonesia. Dengan panduan trainer dari kalangan praktisi atau akademis profesional, materi yang disajikan sesuai kebutuhan dan juga full praktik. Dapatkan informasi lengkapnya dengan layanan pelanggan kami by Hotline 0-811-3380-114 atau WhatsApp.

Apa bedanya UI dan UX Design?

Apa itu ui dan ux design? ui dan ux designer, merupakan dua pekerjaan berbeda namun saling berhubungan. UI design memiliki tujuan utama untuk menampilkan interface terlihat lebih menarik, baik dari segi tata letak, font, warna dan sebagainya. Sedangkan ux design, bertanggung jawab terhadap product yang telah anda buat untuk mudah diakses oleh pengguna (user).

Kursus Komputer di Surabaya

Namun sebelum itu, anda perlu melakukan analisa terlebih dulu. Hal ini penting dilakukan agar dapat memecahkan setiap masalah yang ada secara spesifik atau detail terhadap user, bahkan anda harus memahami kebiasaan dan kebutuhannya. Peran seorang ui/ux designer sangat penting untuk kebutuhan pengguna dalam menjalankan sebuah bisnis. Lalu untuk memulainya harus darimana?

Bagaimana cara memulai karir dibidang UI dan UX designer

Memahami prinsip-prinsip ui design

Ada beberapa prinsip dasar yang perlu anda pelajari dari ui design. Diantaranya yaitu mempelajari dasar-dasar warna dan psikologi warna, balance atau keseimbangan, konsistensi menciptakan desain lebih baik, kontras hingga tipografi yang tentunya memilih font mudah dibaca. Dengan begitu, anda akan lebih mudah memasuki dunia desain dalam menyalurkan ide kreatif nantinya.

Mempelajari proses ux design

Selanjutnya, anda perlu mencari tahu bagaimana proses mempelajari ux design. Dalam hal ini, desainer harus lebih meningkatkan ide kreatifnya agar mendapatkan hasil maksimal. Anda bisa memulainya dengan melakukan riset, analisis, mencari inspirasi desain yang sudah banyak bertebaran dimana-mana, dan lain sebagainya.

Baca juga:

Kursus desain website

Memperbanyak referensi

Cara ini bisa anda penuhi dengan membiasakan mata melihat macam-macam ui/ux desain orang lain dan membaca artikel yang berkaitan untuk menambah pengetahuan. Hal ini bermanfaat sekali bagi desainer agar bisa membedakan mana desain baik atau tidak untuk mencari tau kelebihan serta kekurangannya. Bahkan membaca artikel mengenai tren terbaru pun bisa menjadi project depan hari yang akan anda butuhkan nanti.

Membuat desain fake project atau percobaan

Mulailah belajar membuat desain fake project atau desain yang palsu untuk menambah pengalaman. Dengan begitu, anda bisa berlatih sesering mungkin dan membiasakan diri agar dapat menghasilkan portfolio yang bagus.

Pelajari tools desain terbaru

Adapun beberapa tools desain terbaru yang perlu anda pelajari untuk menyalurkan ide anda, diantaranya Adobe XD, sketch, figma, invision studio dan lain-lain. Dengan memanfaatkan fitur penting yang ada dalam masing-masing software tersebut, bisa membantu membuat kerangka kerja yang memudahkan desainer.

100% Praktik & Jadwal Fleksibel
dibimbing langsung oleh ahlinya
Customer Service

Hotline/WhatsApp 0-811-3380-114
CS(at)Flashcomindonesia.com

Social Media
Office Hours

Monday - Saturday
09:00 - 21:00