fbpx

Sharing is caring!

Bekerja dengan Framework Laravel

Kali ini saya akan membahas mengenai bekerja dengan framework laravel, tapi sebelum itu saya akan memperkenalkan apa sih laravel itu?. Laravel adalah sebuah frameowrk PHP yang dirilis dibwah lisensi MIT, dan di bangun dengan konsep MVC (Model View Controller). Laravel merupakan pengembangan website berbasis MVP yang di tulis dalam PHP dan dirancang untuk meningkatkan kualitas perangkat lunak dengan mengurangi biaya pengembangan awal dan biaya pemeliharaan. Apa itu MVC adalah sebuah pendekatan perangkat lunak yang memisahkan aplikasi logika dari presentasi berdasarakn komponen aplikasi, seperti. Manipulasi data, controller, dan user interfaace.

Saya membagi alasan kenapa kebanyakan seorang perogramer menggunakan laravel.

  • Security – Keamanan aplikasi merupakan nomor satu dalam pengembangan website, terlebih apabila website menimpan banyak data yang penting.
  • Quality – Laravel akan menjadi pondasi dari aplikasi yang dibangun. Karena laravel dimulai dari standart code yang mengikuti PSR0 dan PSR1. Begitupun dengan Syntax dari Framework ini, ada ratusan test yang berjalan ketika syntax baru dimasukan ke dalam framework ini, jadi anda bisa memastikan framework bernar-benar solid dan aman.
  • Interoperabiliy – bagi anda yang hendak membangun sebuah aplikasi Open Source, anda harus memastikan codebase yang digunakan dapat dipahami oleh banyak orang. Dengan begitu akan lebih banyak yang berkontribusi di projek tersebut.

Baca Lainnya:

Perhatikan ! Inilah 5 Hal Penting Sebelum Mendesain Website melalui Kursus Web Desain Surabaya

Itu merupakan beberapa alasan framework laravel sering digunakan dan menjadi pilihan seorang programer. Bila anda bekerja dengan framework laravel akan banyak fitur yang bisa anda nikmati, seperti.

  • Automatic Pagination – menyederhanakan tugas dari penerapan halaman
  • Unit Testing – banyak tes untuk mendeteksi dan mencegah regresi
  • Migration – menyediakan sistem kotrol untuk skema database
  • IoC Container – memungkinkan obyek bari dihasilkan dengan pembalikan controller
  • View Composer – merupakan kode unit logikal yang dapat dieksekusi ketika view sedang loading.
  • Class Auto Loading ­– menyediakan loading otomatis untuk class PHP
  • Restful Controller – memisahkan logika dalam melayani HTTP GET dan POST
  • Reverse Routing – mendefinisikan relasi atau hubungan antara Link dan Route
  • Bundles – merupakan sebuah fitur dengan sistem pengemasan modular dan tersedia beragam di aplikasi
  • Eloquent ORM – merupakan penerapan PHP lanjutan menyediakan metode internal dari pola “active record” yang mengatasi masalah pada hubungan objek database
  • Aplication Logic ­– yang merupakan bagian dari aplikasi, menggunakan controller atau bagian route

Customer Service

Dapatkan newsletter untuk penawaran khusus, agenda seminar, workshop, dan informasi lainnya.