fbpx

Sharing is caring!

Ajaran Sesat Berbasis Teknologi

Tak bisa dipungkiri lagi, teknologi menjadi salah satu aspek paling berpengaruh pada kehidupan manusia. Terutama pada era yang serba canggih seperti saat ini. Bahkan dari teknologi pun bisa melahirkan ajaran sesat hingga agama baru lho! Seperti halnya kerajaan ubur-ubur yang saat ini ramai diperbincangkan penduduk Indonesia. Namun, ada yang lebih parah lagi lho dari kerajaan ubur-ubur. Penasaran? Berikut 5 Ajaran Sesat Berbasis Teknologi No 4 Bakal Buatmu Tercenggang, Diantaranya,

Way of The Future

Anthony Levandowski merupakan mantan pegawai google yang mendirikan sekaligus seorang CEO dari ajaran baru bernama The Way of The Future. Dengan mengajak banyak orang untuk percaya & menyembah Artificial Intelligence (AI) sebagai Tuhan. Misi dari aliran ini yaitu agar manusia tidak takut pada AI dan bisa hidup berdampingan di masa depan.

Cargo Cult

Aliran ini cukup populer di daerah terpencil di dunia yang muncul pasca perang dunia II. Berawal dari pihak militer yang sering menjatuhkan bahan makanan melalui pesawat kargo. Penduduk aslinya sangat primitif dan menganggap pesawat kargo sebagai tuhan yang selalu mengirimkan bantuan.

Scientology

Meski sering dihujat, aliran ini banyak dianut public figure lho! Seperti Will smith dan tom cruise, mereka menganut agama yang diciptakan pada tahun 1952 oleh seorang Ron Hubbard. Scientology memiliki misi untuk membebaskan jiwa manusia dengan menggunakan metode hipnosis, yang bertujuan membuang kenangan buruk di masa lalu yang diyakini menjadikan hidup lebih baik.

Googlism

Sesuai namanya, aliran ini menjadikan google sebagai tuhannya. Matt MacPherson adalah dalang dibalik munculnya aliran Googlism,yang menemukan 9 alasan membuat google layak menjadi tuhan yang tahu segalanya, ada dimana-mana dan bisa dilihat dengan berbagai alasan pendukung lainnya. Belakangan diketahui bahwa aliran ini hanya parodi yang menyindir orang-orang menganggap teknologi lebih besar dari Tuhan.

Angkasa Nauli

Angkasa Nauli adalah aliran atau agama lokal yang baru berdiri pada tahun 2017 di kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Diciptakan seorang dosen yang mulai meragukan agama asalnya, sehingga membuat sebuah agama baru menyembah luar angkasa. Anehnya, dosen tersebut mengaku sebagai tuhan dalam agamanya. Jika dia tuhan, kenapa yang disembah luar angkasa? bukan dia sendiri? Terbilang unik sekali manusia satu ini.

Customer Service

Dapatkan newsletter untuk penawaran khusus, agenda seminar, workshop, dan informasi lainnya.